Program 3 Hari Intensif yang dirancang untuk mengubah cara Anda mengelola, memimpin, dan membangun tim bukan dengan teori, apalagi hanya motivasi. Ini adalah proven method 25 tahun lebih mengelola People brand-brand besar.
Saat ribuan startup melakukan PHK massal di masa tech winter, ada satu perusahaan yang tidak memotong satu orang pun. Bahkan, mereka justru mempertahankan engagement karyawan di angka 82%, sebagian besar merasa dihargai dan diakui.
Hasilnya? Turnover turun 11%, tim tetap solid, dan perusahaan bertahan bahkan tumbuh saat banyak kompetitor tumbang.
Seorang pengusaha memimpin tim lintas industri, dari yang awalnya puluhan orang sampai lebih dari seribu. Tantangannya bukan sekadar memperbesar jumlah, tapi menjaga setiap orang tetap bergerak ke arah yang sama.
Dengan skill-nya membaca situasi cepat, menyederhanakan masalah kompleks, dan menegosiasikan target menjadi kesepakatan bersama.
100% of customers are people100% of employees are people. If you don’t understand people you don’t understand business.”
-Simon Sinek
Karyawan rata-rata menghabiskan 2,8 jam per minggu untuk menangani perselisihan, sementara manajer kehilangan 20–40% waktu mereka untuk meredam konflik, bukan mengembangkan bisnis. Disengaged employees terbukti 18% lebih rendah produktivitasnya dan 37% lebih sering absen, yang berdampak pada turunnya revenue hingga 21% serta meningkatnya biaya pergantian karyawan sebesar 50–200% dari gaji tahunan
Gallup. (2024). The State of the Global Workplace.
SHRM. (2023). The Cost of Employee Turnover.
Jurnal HR Indonesia. (2025). Konflik Internal dan Turnover di Perusahaan Nasional.
McKinsey & Company. (2024). Building a Feedback Culture for Business Growth.
World Economic Forum. (2024). The Cost of Disengagement in the Workplace.
Yuk Pelajari di Sekolah managing People
dapatkan penawaran khusus, konsultasikan pendaftaran di bawah ini